loading

Bersama Ribuan Rider Lintas Daerah, Bupati Wajo Ikut Ramaikan Trail Adventure di Luwu

WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, memanfaatkan akhir pekan dengan ikut berbaur bersama peserta event trail adventure bertajuk One Day Trail Adventure Jelajah Kaki Gunung Latimojong. Event olahraga ekstrem itu berlangsung di Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sabtu (5/11/2022).

Amran tidak sendirian. Kepala daerah yang terkenal tanpa sekat ini hadir bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulsel. Selain itu, jajaran pemerintah daerah (pemda) se-Luwu Raya serta ribuan rider dari berbagai daerah.

Mengenakan setelan rider nuansa merah campur abu-abu dilapisi kostum event warna putih, helm biru-kuning dan kacamata rider biru, Amran mantap mengendarai trail putih bersama para rider lainnya. Amran dengan gesit melintasi jalur pada event yang digelar sebagai rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-77 Korps Brimob Polri 2022 ini.

Sesekali tampak tersungging senyum dari orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini. Amran didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wajo, Andi Hasanuddin, serta para personel Wajo Solidaritas Trail Community (Wastrac) memacu adrenalin dengan menyusuri jalur yang telah disiapkan panitia.

Amran menyampaikan selamat ulang tahun untuk Kops Brimob Polri yang akan diperingati pada 14 November 2022. “Semoga semakin sukses, semakin eksis dalam menjalankan pengabdian, memberikan rasa aman bagi masyarakat dari segala gangguan kamtibmas,” ucap Amran yang ditemui usai menjelajahi jalur.

Amran menuturkan, tugas Brimob cukup penting, seperti penanggulangan terhadap gangguan keamanan berintensitas tinggi, terorisme, huru-hara/kerusuhan massa, kejahatan terorganisasi bersenjata api atau bahan peledak. Termasuk, penyelamatan dan pertolongan (SAR) akibat bencana maupun gangguan lainnya bersama unsur pelaksana dalam negeri.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian seluruh jajaran Brimob Polri di mana pun berada. Khususnya Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel yang wilayah kerjanya salah satunya Kabupaten Wajo. Kami selalu membuka untuk berkolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat,” beber Amran.

Tak lupa, Amran menyampaikan terima kasih atas undangan dari panitia, khususnya Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, yang mengundangnya secara khusus pada saat dirinya bersilaturahmi di Mako Brimob Batalyon C Pelopor, Kabupaten Bone, beberapa waktu lalu. “Kami juga ucapkan terima kasih atas pendampingan dan fasilitasi Pak Kadis Perhubungan bersama teman-teman Wastrac,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan ini diikuti 4.000-an peserta dari seluruh wilayah Sulsel maupun luar Sulsel. Turut hadir Kapolda Sulsel diwakili Dir. Binmas Polda Sulsel, Kombes Pol. Andi Heru Santo, bersama jajaran PJU Polda Sulsel, Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Heru Novianto, Wali Kota Palopo, Muh. Judas Amir, Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu, Sulaiman, jajaran pemda se-Luwu Raya, serta para rider dan undangan lainnya.

Hasil Perikanan di Kabupaten Wajo Capai 61 Ribu Ton per Tahun

WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan Kabupaten Wajo surplus produksi sektor perikanan 50 persen tiap tahunnya. Potensi ini yang diharapkan terus dipertahankan atau ditingkatkan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

Catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, produksi perikanan mencapai 61 ribu ton tiap tahun. Sementara, tingkat konsumsi masyarakat hanya 29 ribu ton per tahun. Surplus produksi ini kemudian dikirim untuk mendukung permintaan daerah lain.

“Jadi, kita sebenarnya lebih banyak memberikan kepada masyarakat di luar orang Wajo,” kata Amran.

Amran menyampaikan hal ini saat menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Wajo periode 2022-2027 yang digelar di Kawasan Wisata Bahari Bangsalae, Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Sabtu (29/10/2022).

Ketua DPC HNSI Kabupaten Wajo, Elfrianto, bersama jajaran pengurus dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) HNSI Sulawesi Selatan (Sulsel), A. Chaeril Anwar.

Amran pun menitipkan “misi” kepada Ketua dan seluruh internal DPC HNSI Wajo yang baru dilantik untuk bisa membantu mengemas dan mengembangkan segala potensi perikanan yang dimiliki Wajo melalui program kerja pengurus.

Menurutnya, Pemkab Wajo selama ini telah melakukan berbagai upaya dalam pengembangan sektor perikanan. Misalnya, dengan pengembangan pertanian terpadu yang memadukan pertanian, perikanan, peternakan, dan komoditas lainnya dalam satu kawasan.

Selain itu, telah bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan riset penanganan ikan sapu-sapu yang selama ini menjadi musuh nelayan dan berbagai upaya lainnya.

“Saya ucapkan selamat atas pelantikan dan pengukuhan DPC HNSI Wajo. Kami membuka diri untuk berkolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat dan nelayan kita. Semoga kehadiran HNSI bisa berkontribusi memberikan solusi bagi permasalahan yang ada sekaligus memberikan kemudahan bagi nelayan untuk berbagai akses-akses kebutuhan mereka,” beber Ketua DPD PAN Wajo ini.

Sementara, Ketua DPD HNSI Sulsel, A. Chaeril Anwar, menitipkan harapan agar ke depannya bisa diwujudkan keberadaan kebun ikan dengan luas minimal satu hektare.

“Ini penting karena berdasarkan riset, dalam kurun waktu 6 bulan kita bisa mendapatkan hasil yang menjanjikan, misalnya ikan kakap itu bisa bobotnya 3 ekor dalam 1 kilogram. Apalagi, informasinya tadi masih ada karang-karang di sini yang bisa menjadi rumah ikan,” ujar Chaeril.

Ketua DPC HNSI Wajo, Elfrianto, turut menyampaikan kesiapannya untuk turut berkolaborasi dengan Pemkab Wajo serta seluruh masyarakat dan nelayan Wajo.

“Tentu arahan dan bimbingan, khususnya dari HNSI provinsi dan HNSI pusat tetap kami butuhkan. Begitupun kerja sama dan kekompakan rekan-rekan pengurus,” tuturnya.

Pelantikan ini turut dihadiri Anggota DPRD Wajo, Asri Jaya Latif sekaligus Koordinator Dewan Pakar HNSI, Wakapolres Wajo, Kompol Muhtar, rombongan DPD HNSI Sulsel, Kepala Dinas Perikanan Wajo, Nasfari, Camat bersama Kapolsek dan Danramil Pitumpanua, Ketua Apindo Wajo, Koorwil Pendidikan Kecamatan Pitumpanua, serta undangan lainnya.

Buka Peluang Kerja Sama, Gubernur Kaltara Tertarik Pengembangan Sektor Pertanian Wajo

WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, menawarkan peluang kerja sama kepada Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang. Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini percaya dengan sinergi dan kolaborasi akan membawa dampak baik bagi kedua daerah.

Amran Mahmud menyampaikan hal itu saat bersama-sama Zainal Arifin menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Multistrata (S1 dan S2) serta milad ke-58 IAI As’adiyah Sengkang yang digelar di Gedung Assa’adah, Sengkang, Rabu (12/10/2022).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo menyampaikan selamat datang kepada Gubernur Kalimantan Utara. Suatu kehormatan besar kami masyarakat Kabupaten Wajo dikunjungi atau didatangi oleh beliau. Ini tentunya akan menjadi catatan sejarah masyarakat Wajo dalam membangun pendidikan,” kata Amran Mahmud.

Selain itu, Ketua DPD PAN Wajo ini berharap melalui kunjungan Gubernur Kaltara juga akan membangun komunikasi maupun kerja sama antardaerah. Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan kepada seluruh pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi guna menjaga ketahanan pangan dunia, salah satunya dengan kolaborasi antardaerah.

“Kami membuka diri bekerja sama dengan Bapak Gubernur Kaltara dalam berbagai sektor. Pendidikan, usaha, perekonomian, dan sektor lainnya yang bisa memajukan daerah,” beber kepala daerah bergelar doktor ini.

Amran Mahmud juga menyampaikan harapannya kepada Koordinator Kopertis Wilayah VIII Sulawesi, Maluku dan Papua, Nur Taufiq, yang hadir pada kesempatan ini agar bisa membantu dan mendukung IAI As’adiyah Sengkang menjadi universitas.

Selain itu, kepada santri dan santriwati yang diwisuda, Amran Mahmud meminta agar semua tidak cepat puas dengan apa yang diraih saat ini. “Selamat atas wisudanya. Terus belajar dan belajar karena ilmu itu tidak terbatas,” pesan sosok yang Ketua ICMI Wajo ini.

Amran Mahmud pun menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar IAI as’adiyah yang terus berbenah mengakselerasi pembangunan, khususnya pendidikan.

“Selamat milad ke-58 IAI As’adiyah Sengkang. Semoga tetap eksis dan menjadi kebanggaan masyarakat Wajo, masyarakat Sulawesi Selatan, yang terus mencetak kader-kader ulama dan kader agamais serta terus berkontribusi membangun sumber daya manusia, generasi insani, generasi masa depan,” ucapnya.

Sementara, Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, yang kehadirannya untuk menghadiri wisuda Ambo Intang (anggota DPRD Kaltara Periode 2014-2019) merespons baik tawaran kerja sama Amran Mamud.

“Hal-hal yang bisa kita kerja samakan dan kolaborasikan, insyaallah akan kita tindak lanjuti, Pak Bupati. Misalnya, bagaimana pengembangan pertanian khususnya tanaman padi,” kata dia.

Zainal juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Bupati Wajo yang sebelum ke tempat acara sudah terlebih dahulu menjamu sarapan pagi di Rumah Jabatan Bupati, Pesanggrahan.

Karena masing-masing ada kegiatan lain yang telah terjadwal, baik Bupati Wajo maupun Gubernur Kaltara pamit meninggalkan acara setelah Gubernur Kaltara selesai memberikan sambutan.

Beberapa tokoh penting turut hadir, yakni Wakil Bupati Wajo, Amran, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Wajo, pimpinan Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah, Rektor IAI As’adiyah Sengkang, A.G. Muhammad Yunus Pasanreseng Andi Padi, pimpinan perguruan tinggi, Ketua TP PKK Wajo, Sitti Maryam, Camat Tempe, Supardi, serta tokoh dan undangan lainnya.

Dorong Pengembangan UMKM, Kawasan Taman Baca Kembali Dilengkapi Sentra Gerobak Kuliner.

WAJO – Sentra Gerobak Kuliner yang berlokasi di Kawasan Taman Baca “La Tiringeng To Taba”, Kota Sengkang, diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Wajo. Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengharapkan kolaborasi dan inovasi pihak terkait untuk mewujudkannya.

Amran Mahmud pun menantang Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Wajo bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Wajo untuk terus berinovasi dan mengembangkan Sentra Gerobak Kuliner.

Kawasan ini, kata dia, sudah banyak diincar investor atau event organizer untuk mengelolanya. Namun, dirinya memberikan kesempatan tahun ini kepada TP PKK bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo terkait.

Hal itu disampaikan Amran Mahmud saat meresmikan Sentra Gerobak Kuliner Tahap II di Kawasan Taman Baca “La Tiringeng To Taba”, Minggu (9/10/2022). Orang nomor satu di Kota Sutera ini berharap ada inovasi dari TP PKK dan OPD terkait.

“Misalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadwalkan pelajar untuk datang ke taman baca ini, mewajibkan membaca satu buku kemudian pulang membuat resume,” kata Amran Mahmud.

Amran Mahmud melanjutkan, dengan mewajibkan membaca buku, anak-anak akan bisa mengembangkan pengetahuan dan wawasannya. “Apalagi kalau anak TK (taman kanak-kanak) yang datang, pasti orang tuanya ikut. Tentu perekonomian di kawasan ini bisa bergerak,” ucap kepala daerah bergelar doktor ini yang datang bersama Wakil Bupati Wajo, Amran.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo ini juga menyampaikan terima kasihnya ke Bank BPD Sulselbar, khususnya cabang Sengkang, atas kolaborasi, sinergi, dan bantuan fasilitas gerobak berikut kelengkapannya.

Sementara, Ketua TP PKK Wajo, Sitti Maryam, menjelaskan sebelumnya melalui fasilitasi Dinas Perindagkop dan UKM pihaknya diberikan bantuan 15 gerobak kuliner berikut tenda dan kelengkapan meja dan kursi.

“Untuk tahap kedua ini sebanyak 20 gerobak kuliner juga berikut dengan tenda dan kelengkapan lainnya. Jadi, sudah cukup terpenuhi sebagaimana permintaan kami,” sebut Maryam.

Maryam juga mengaku masih mengajukan permintaan ke Bank BPD Sulselbar untuk dibantu etalase kaca untuk diisi cendera mata oleh ketua TP PKK kecamatan se-Wajo.

Pimpinan Bank BPD Sulselbar Cabang Sengkang, Basri Tappi, menjelaskan terkait dengan corporate social responsibility (CSR) berupa gerobak kuliner ini, pihaknya berharap kepada semua yang dipercayakan untuk memanfaatkannya dan memeliharanya dengan baik.

“Karena ini adalah aset-aset yang bisa menghasilkan. Semoga ke depannya bukan hanya kuliner, tetapi lebih meningkat ke produk lainnya sehingga Bank Sulselbar bisa membantu pada pembiayaan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati, Amran, bersama Wakil Ketua TP PKK, Munawarah, Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, bersama Ketua PIA DPRD Wajo, Misfadliati, para kepala OPD, pengurus TP PKK Wajo, serta undangan lainnya.

448 Pasang Peserta Lintas Provinsi Ikuti Turnamen Domino Bupati Wajo Open 2022

WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, mendukung penuh pengembangan domino yang kini telah menjadi cabang olahraga bermain kartu, bukan lagi sekadar permainan hiburan. Diharapkan ke depan lahir atlet andal yang bisa mengharumkan nama daerah.

Amran Mahmud mengutarakan itu saat menghadiri sekaligus membuka open tournament domino bertajuk Bupati Cup 2022 Wajo di Kawasan Rumah Adat Atakkae, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Sabtu (8/10/2022).

Orang nomor satu di Kota Sutera ini menyebut bahwa sedari dahulu banyak masyarakat menggandrungi domino. Selain karena merakyat juga bisa terjalin silaturahmi, ukhuah, sinergi, kolaborasi, dan saling mendukung di dalamnya.

“Kami sangat mengapresiasi turnamen domino ini karena akan menjadi wahana untuk menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa domino itu adalah sesuatu yang positif. Apalagi masyarakat kita selama ini selalu mengidentikkan domino dengan sesuatu yang negatif,” kata Amran Mahmud.

Turnamen ini digelar Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Kabupaten Wajo. Turut dihadiri Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Baso Riyadi Mappasulle, bersama para petinggi dan pengurus lainnya, Ketua Pengda Pordi Wajo, Sudirman Meru, bersama pengurus, serta ketua pengda Pordi kabupaten/kota se-Sulsel, Sulawesi Barat (Sulbar), dan Sulawesi Tenggara (Sultra), bersama para utusan atau pemain.

Kepada para pengurus Pordi, Amran Mahmud yang juga Ketua Dewan Pembina Pordi Wajo berharap agar melalui turnamen ini akan lahir atlet domino yang bisa berkompetisi di kancah nasional.

“Kita akan mendukung jika memang ada yang bisa memenuhi syarat dan berkompetisi di tingkat nasional. Kalau perlu kami akan bantu secara pribadi. Kita juga ke depannya turnamen tingkat provinsi bisa dilaksanakan di Wajo,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo ini.

Sementara, Ketua Pengprov Pordi Sulsel, Andi Baso Riyadi Mappasulle, menjelaskan turnamen di Wajo ini merupakan yang keenam kalinya dilaksanakan. “Peserta yang mendaftar pada turnamen ini menyertakan rekomendasi dari pemda (pemerintah daerah) masing-masing sehingga tidak ada atlet liar,” ungkap Andi Baso.

Merespons harapan Bupati Wajo, pada akhir acara, Andi Baso menjanjikan menggelar turnamen tingkat Sulsel pada 2023 mendatang dan akan dilaksanakan di Wajo.

“Kita juga siapkan satu golden tiket untuk atlet Wajo yang bisa ikut berkompetisi di tingkat nasional. Silakan panitia dan Pordi Wajo menyeleksi dengan baik,” ucapnya.

Sementara, Ketua Pengda Pordi Wajo, Sudirman Meru, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 448 pasang peserta (896 orang) dari kabupaten/kota se-Sulsel, Sulbar, dan Sultra. Kegiatan ini terlaksana dengan dana partisipasi dari peserta dan sponsor.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh sponsor yang serta seluruh pihak telah membantu menyukseskan kegiatan ini juga dukungan dari Bapak Bupati dan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Wajo,” ujarnya.

Pelantikan Dewan Pengurus Korpri Wajo, Amran Mahmud Ingatkan Soal Integritas

WAJO – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Wajo untuk masa bakti 2022-2027 resmi dilantik. Bupati Wajo, Amran Mahmud, sekaligus sebagai penasihat Korpri Wajo menyampaikan harapan kepada seluruh jajaran pengurus.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, Armayani, selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Wajo bersama para pengurus lainnya dilantik langsung Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Sekda Sulsel, Abdul Hayat Gani. Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (7/10/2022).

Amran Mahmud yang hadir pada kesempatan ini berharap pegawai menjadikan wadah Korpri sebagai tempat menyampaikan aspirasi dan memunculkan ide dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya harapkan melalui wadah ini, anggota Korpri semakin berintegritas menuju pemerintahan yang kuat dan memiliki kepercayaan kepada masyarakat,” harap kepala daerah bergelar doktor ini.

Amran Mahmud juga meminta kepada seluruh jajaran Dewan Pengurus Korpri Wajo untuk solid bekerja dalam mengawal peran dan tugas anggota Korpri sebagai perekat kebhinekaan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, Korpri sebagai organisasi profesi bisa mewadahi seluruh komponen pekerja yang berada di bawah sistem dan struktur pemerintahan. Tugas utamanya adalah pelaksana dari seluruh kebijakan politis.

“Korpri memegang kemampuan teknokratik yang menjadi ciri utama dari organisasi publik, yaitu pemerintahan,” terangnya.

Korpri, lanjutnya, harus berpikir dan bekerja untuk kepentingan publik atau untuk masyarakat, tanpa membedakan golongan dan kelompok. Apalagi hanya menjadi pelayan bagi kalangan tertentu. “Kesadaran itulah yang harus selalu kita tanamkan di dada setiap anggota Korpri,” pesannya.

Sementara, Ketua Dewan Pengurus Korpri Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengajak para pengurus Korpri Wajo agar satu napas dengan dengan program-program pemerintah daerah. Tentunya tetap memperhatikan rambu-rambu berlaku di pemerintahan.

“Saya berharap Korpri Wajo dapat membuat program yang bermanfaat bagi bangsa dan negara serta tentunya untuk Korpri itu sendiri. Di antaranya melalui Korpri Mart yang menyediakan kebutuhan anggota dan umrah bareng Korpri. Atau mungkin perumahan khusus Korpri karena kita memiliki Bank Sulselbar sebagai support system dalam menjalankan program tersebut,” bebernya.

Abdul Hayat berharap agar kehadiran Korpri Wajo akan lebih memperteguh integritas pegawai yang tecermin dalam norma dan taat aturan, baik saat menjalankan tugas maupun berada di tengah-tengah masyarakat.

Empat Tahun Memimpin, Bupati Wajo Sebut TNI Banyak Bantu Program Kerja Pemerintah Daerah

WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengaku merasakan betul sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1406/Wajo. Orang nomor satu di Kota Sutera ini berharap hubungan baik tersebut terus terjalin kukuh dan terpupuk ke depan.

Amran Mahmud mengutarakan itu saat mengikuti sekaligus melepas jalan santai dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-77 TNI tingkat Kabupaten Wajo yang digelar di Makodim 1406/Wajo, Kota Sengkang, Jumat (7/10/2022). Dia berharap, jajaran TNI, khususnya jajaran Kodim 1406/Wajo terus selalu tampil dalam tiap problem yang dihadapi masyarakat.

Selain Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf. Muhamad Juanda Dinata, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, serta seluruh jajaran Kodim 1406/Wajo, kegiatan ini turut dihadiri pejabat lain.

Mereka adalah Wakapolres Wajo, Kompol Syamsuddin Palulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), Armayani, para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Wajo, camat, jajaran Universitas Puangrimaggalatung (Uniprima) Sengkang, dan pimpinan perbankan.

Sementara, peserta jalan santai ini terdiri atas Forkopimda, perangkat daerah lingkup Pemkab Wajo, organisasi, unsur perguruan tinggi, siswa SMA, serta masyarakat umum.

Amran Mahmud mengaku dirinya sangat merasakan selama masa kepemimpinannya yang sudah memasuki tahun keempat, kolaborasi dengan TNI sangat membantu program kerja pemerintah daerah.

“Saya pribadi dan juga atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian yang luar biasa dan tanpa pamrih. Apa pun yang kami hadapi, kami selalu percaya diri karena ada TNI. Ada Pak Dandim bersama seluruh jajaran yang senantiasa mendampingi,” kata kepala daerah bergelar doktor ini.

Amran Mahmud juga berharap agar TNI bisa terus berjaya dan eksis. “Pidato Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, yang kita dengarkan kemarin bahwa menunjukkan TNI mendapatkan kepercayaan yang terbaik karena memang betul-betul berada di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara, Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf. Muhamad Juanda Winata, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada jajaran Forkopimda dan perbankan yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini.

“Terutama kepada Bapak Bupati, di mana beliau memberikan sumbangsih dan memberikan semangat kepada kami. Insyaallah ke depan beliau akan bersama kita, Tentara Nasional Indonesia,” ujarnya.

Tiga Kali Beruntun, Pemkab Wajo Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit dari KASN

YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Wajo) yang menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama mendapat penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan itu berupa Anugerah Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi 2021 dengan kategori Baik. Ini penghargaan ketiga beruntun untuk daerah berjuluk Kota Sutera.

Secara nasional penghargaan ini diterima 21 daerah untuk tingkat kabupaten, 2 di antaranya dengan kategori Sangat Baik, sementara 19 lainnya kategori Baik. Khusus di Sulawesi Selatan (Sulsel), hanya diterima 3 kabupaten, yaitu Wajo, Pinrang, dan Sinjai masing-masing kategori Baik.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menghadiri langsung Penganugerahan Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi 2021 yang digelar di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Kamis (6/10/2022). Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini hadir didampingi Kepala Bidang Mutasi Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wajo, Reza Eka Pratama Nasrun.

“Kami sangat bersyukur atas raihan penghargaan ini. Penghargaan ini merupakan yang ketiga kalinya dari KASN. Sebelumnya pada tahun 2020 KASN telah memberikan anugerah meritokrasi dengan nilai Baik dan pada 2021 memberikan anugerah meritokrasi dengan nilai Sangat Baik,” kata Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga menyampaikan terima kasih ke KASN atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Wajo. “Kami tetap mengharapkan pembinaan, bimbingan, dan arahan dari KASN agar hasil yang diperoleh saat ini akan lebih menunjukkan progres yang lebih baik di masa yang akan datang. Khususnya dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Wajo yang menerapkan sistem merit,” beber kepala daerah bergelar doktor ini.

Pada kesempatan yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi SIJAPTI 4.0 ini, Amran Mahmud mengapresiasi layanan KASN yang sangat responsif, baik melalui aplikasi SIJAPTI maupun media komunikasi elektronik.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo ini mengaku, Wajo sangat terbantu dengan layanan KASN itu sehingga seluruh proses pengisian jabatan pimpinan tinggi tidak membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengisiannya.

“Semoga kolaborasi KASN sebagai pengawal meritokrasi di tanah air bersama dengan pemerintah kabupaten/kota tetap eksis. Sehingga Pemkab Wajo secara khusus dapat menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berkinerja tinggi, dan berintegritas guna menjamin terwujudnya birokrasi kelas dunia di tahun 2045,” harapnya.

Amran Mahmud menuturkan, keberhasilan ini tentu semua berkat kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dari semua pihak, terutama BKPSDM dan tim yang tergabung di dalamnya serta dukungan dari seluruh jajaran ASN di Wajo.

Menurutnya, penghargaan bukanlah tujuan utama, tetapi ini merupakan spirit untuk terus konsisten dalam penerapan sistem merit dalam manajemen ASN di lingkup Pemkab Wajo.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran BKPSDM Kabupaten Wajo dan seluruh kepala perangkat daerah serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan optimal terhadap penerapan sistem merit di Kabupaten Wajo sehingga kita bisa mendapatkan penghargaan ini,” ujar Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga pada akhir acara didaulat untuk mewakili kabupaten/kota se-Sulawesi untuk memberikan testimoni.

Sementara, dikonfirmasi terpisah, Kepala BKPSDM Wajo, Herman, membenarkan Pemkab Wajo menerima anugerah ini karena dinilai telah melaksanakan sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi secara transparan, adil, dan kompetitif. Ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

“Komitmen Bapak Bupati dalam pelaksanaan aturan perundang-undangan di bidang kepegawaian juga menjadi salah satu yang sangat mendukung sehingga kita diberikan penghargaan ini,” terang Herman.

Sebagai informasi, selain kepada 21 kabupaten di seluruh Indonesia, Anugerah Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi 2021 diserahkan ke 16 kementerian, 13 lembaga, 14 provinsi, dan 17 kota.

Produksi Padi Melimpah, Amran Mahmud Sebut Lahan Persawahan Wajo Beragam

WAJO – Dengan luas lahan persawahan yang dimiliki, Kabupaten Wajo jadi salah satu penyangga utama produksi padi terbesar di Sulawesi Selatan (Sulsel). Sektor terkait diharapkan terus berinovasi untuk pengembangan ke depan.

Hal itu seperti disampaikan Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat menghadiri panen raya di Tomodi, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Rabu (5/10/2022). Kegiatan ini digelar Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Wajo melalui Program Tani Bangkit.

Panen raya turut dihadiri Wakil Bupati, Amran, Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, jajaran Forkopimda, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Lazismu, Mahli Zainuddin Tago, dan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Lazismu Sulsel, Alimuddin.

Lalu, Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan UMKM (LPDP KUMKM) Kementerian Koperasi RI, Supomo bersama jajaran, Ketua PD Muhammadiyah Wajo, Syekh Haedar Kadir, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Wajo, Ambo Mai, Camat Tempe, Supardi bersama para lurah, para kader Muhammadiyah serta sejumlah undangan lainnya.

Amran Mahmud mengungkapkan, Wajo bukanlah daerah dengan luas lahan persawahan terluas di Sulsel. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel 2021 menunjukkan Bumi Lamaddukelleng punya luas lahan 133.495,30 hektare. Kedua terluas setelah Kabupaten Bone dengan 165 259,93 hektare.

Biar begitu, kata Amran Mahmud, dari segi produksi, Wajo bisa bersaing. Rata-rata produksi padi per tahun sekitar 800 ribu ton. “Hal ini disebabkan karena Wajo memiliki lahan persawahan yang beragam. Ada yang tadah hujan, ada semiteknis, dan ada lahan persawahan teknis,” ungkap kepala daerah bergelar doktor ini.

Amran Mahmud pun memuji Lazismu Wajo. Menurutnya, program yang dijalankan sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, yakni pengembangan sektor pertanian.

“Kabupaten Wajo memiliki potensi pertanian yang sangat luas tentu. Tentu hal ini menjadi peluang bagi pemerintah dan masyarakat Wajo untuk terus berinovasi mengembangkan sektor pertanian,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo ini.

Sementara, Ketua Umum PP Lazismu, Mahli Zainuddin Tago, yang hadir pada kesempatan ini mengatakan Lazismu mendorong penuh program pemberdayaan petani melalui Program Tani Bangkit, termasuk di Wajo.

Mahli juga berpesan agar pemberdayaan petani dibarengi dengan pembenahan pasar. “Jangan sampai kita sukses memberdayakan petaninya, tetapi kita terkendala oleh pasar. Akhirnya apa yang kita lakukan menjadi sia-sia karena hasil panen petani tidak terserap oleh pasar,” ucapnya. Selain panen raya, pada kesempatan yang sama dilakukan pula pengukuhan Jemaah Tani Muhammadiyah Wajo.

Ikuti Upacara HUT Ke-77 TNI, Bupati Wajo Disuguhi Aksi Bongkar Pasang Senjata dengan Mata Tertutup

WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengatakan momentum peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi spirit untuk mewujudkan TNI yang makin baik dari segala aspek, khususnya di tingkat Kabupaten Wajo.

Orang nomor satu di Bumi Lamaddukeleng itu menyampaikan hal tersebut menghadiri upacara peringatan HUT ke-77 TNI tingkat Wajo di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1406 Wajo, Kota Sengkang, Rabu (5/10/2022).

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo menyampaikan selamat ulang tahun ke-77 kepada seluruh personel TNI di mana pun bertugas,” kata Amran Mahmud yang hadir kompak bersama partnernya, Wakil Bupati Wajo, Amran.

Tampak hadir pada kesempatan ini Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wajo, para perwira TNI dan Polri, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, pimpinan instansi, perbankan, dan organisasi, serta undangan lainnya.

Amran Mahmud mengatakan, melalui semangat HUT ke-77 akan menjadi spirit untuk mewujudkan TNI profesional, bekerja dengan kehormatan menjaga kedaulatan negara, serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai bhinneka tunggal ika. “Jayalah terus TNI, TNI adalah kita,” tegas kepala daerah bergelar doktor ini.

Sementara, dalam amanat Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, yang dibacakan Komandan Kodim (Dandim) 1406/Wajo, Letkol Inf. Muhamad Juanda Winata, mengungkapkan berdasarkan hasil dari beberapa lembaga survei, TNI mendapat kepercayaan tertinggi dari masyarakat.

Hasil Survei Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) 24 Juni 2022, TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari publik sebesar 93,2 persen.

Lalu, hasil survei tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) 31 Agustus 2022, TNI mendapatkan tingkat kepercayaan paling tinggi sebesar 93 persen.

Demikian juga hasil lembaga survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) 27 September 2022 merilis hasil survei dukungan dan kepuasan kinerja TNI terhadap demokrasi 93,5 persen.

“Saya mengimbau kepada seluruh prajurit dan PNS (pegawai negeri sipil) TNI untuk selalu menjaga kepercayaan masyarakat tersebut dengan bertindak dan berucap sesuai dengan tugas pokok TNI,” kata Juanda.

Usai pelaksanaan upacara, dilakukan pemotongan tumpeng. Bupati Wajo bersama undangan lainnya disuguhi beberapa penampilan, salah satunya bongkar pasang senjata dengan mata tertutup oleh personel Kodim 1406/Wajo.

X